RADIKALISME

a. Inti dari Radikalisme
Tujuan radikal adalah mengadakan perubahan sampai keakarnya dan untuk ini selalu menggunakan metode kekerasan serta menentang struktur masyarakat yang ada. Mempunyai program yang cermat dan memiliki landasan filsafat unutk membenarkan adanya rasa ketidakpuasan dan mengintrodusir inovasi-inovasi. Radikalisme erat sekali hubungannya dengan revolusi.

b. Yang dikehendaki kaum radikalisme
Kaum radikalisme menghendaki penjungkirbalikan segala sesuatu sampai keakarnya dan untuk ini selalu menggunakan metode kekerasan serta menentang struktur masyarakat yang ada. Kelompok pengkritik ini dimaksudkan untuk menarik orang lain yang membenci dan tidak puas terhadap kondisi yang ada. Beberapa dari mereka menghendaki perubahan secara bertahap dalam membentuk masyarakat yang baru dengan cara kekerasan. Berhubungan dengan perubahan fundamental dan tata kehidupan politik social yang baru.

c. Pandangan Masyarakat radikal terhadap Negara
Radikal masyarakat ini berani untuk menghendaki penjungkirbalikan dari keadaan awal pemerintah yang dapat digoyahkan karena ada faktor-faktor yang tidak maupun belum jelas dari keadaan pemerintah yang kuat. Oleh sebab itu, sekelompok masyarakat berani menarik dan mengumpulkan masyarakat lain yang juga dapat memiliki kritik terhadap Negara dan mereka bersatu untuk dapat menggulingkan keadaan yang ada dan tentu saja sekelompok masyarakat ini memiliki landasan-landasan yang kuat untuk membenarkan adanya rasa ketidakpuasan kelompok masyarakat tanpa timbulnya kekerasan.

d. Sikap inidividu terhadap radikalisme
Setiap individu menghendaki cara kekerasan dalam usahanya membentuk suatu masyarakat yang baru, sebagian menghendaki dilakukan perubahan secara bertahap dalam membentuk orde yang baru. Sedangkan sebagian yang lainnya menghendaki cara keekrasan dalam usahanya membentuk masyarakat baru.

e. Yang ditolak dari sikap radikalisme
Radikalisme menolak pemerintahan sehingga sekelompok masyarakat bersatu untuk melawan pemerintahan dan mereka menolak kekuasaan pemerintahan yang bertentangan dengan pendapat yang dimiliki sebagian masyarakat, karena mereka memiliki sifat rasa tidak puas, penuh dendam dan benci. Cara pandang mereka bertolak belakang dengan keadaan pemerintahan yang ada.

f. Contoh radikalisme
Seperti yang kita ketahui, belakangan ini, ada atau timbul sekelompok yang menamai diri mereka FPI atau Front Pembela Islam (tanpa maksud untuk membeda-bedakan agama). Lalu kelompok ini menghendaki adanya undang-undang ########## dan ########## serta banyaknya majalah-majalah dewasa yang mereka segel karena mereka memiliki cara pandang dimana barang-barang itu ialah barang haram. Sebenarnya dalam istilah ########## ini, banyak sekali cara pandang yang dipakai, tetapi sekelompok masyarakat FPI ini bergabung menjadi satu untuk menggulingkan atau merevisi undang-undang yang ada. Maka, dengan sejumlah orang yang mendukung adanya undang-undang ########## dan ######### dengan memiliki landasan yang kuat dapat merevisi undang-undang yang ada karena adanya landasan pemikiran yang tepat walaupun pada akhirnya undang-undang ini masih controversial.

0 Response to "RADIKALISME"

Post a Comment